berkebun · cara · Uncategorized

Tahap Selanjutnya Dalam Menanam Cabe Di Polybag

 3. PENYIAPAN MEDIA TANAM

Untuk menanam bibit cabe, pastikan polybag yang ukurannya kian lebih 30 cm. Fungsinya, supaya media tanah, nanti cukup kuat untuk menyokong tanaman cabe yang rimbun.

Terkecuali polybag, anda juga dapat memakai pot berbahan semen, tanah liat, keramik, atau plastik. Atau, anda juga dapat memakai barang sisa seperti kaleng, toples yang sisi bawahnya telah dilubangi terlebih dulu untuk jalan air keluar.

Menanam cabe didalam polybag memerlukan media tanam berbentuk kombinasi tanah, pupuk kandang, kompos, arang sekam, atau sekam padi. Nah, untuk memperoleh media tanam yang baik, anda dapat memakai sebagian komposisi kombinasi dari beberapa bahan yang ada.

Awal, anda dapat memakai kombinasi tanah serta kompos yang perbandingannya 2 : 1. Ke-2, dapat juga mencampurkan tiga jenis media, tanah, arang sekam, serta pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Atau, yang ketiga, anda memakai kombinasi tanah serta pupuk kandang yang komposisinya 2 : 1. Nah, untuk kamu yang memakai pupuk kandang, baiknya tentukan pupuk yang telah masak, janganlah lupa juga untuk lihat type serta ciri-ciriistik pupuk itu.

Saat bikin media tanam, upayakan membuatnya sehalus mungkin saja lewat cara diayak. Untuk memperoleh hasil cabe yang baik, berikan 3 sendok NPK pada tiap-tiap media tanam dalam satu polybag. Campur NPK itu hingga betul-betul rata ya.

Sebelumnya memasukkan media tanam, terlebih dulu lapisi sisi dalam polybag memakai sabut kelapa, pecahan gabus atau styrofoam, atau pecahan genteng. Manfaatnya, sudah pasti untuk menghindar terjadinya genangan air pada akar tanaman cabe.

4. PEMINDAHAN BIBIT

Sesudah anda memperoleh bibit yang baik serta media tanam telah siap, langkah setelah itu yaitu memindahkan bibit dari tempat penyemaian kedalam polybag.

Perpindahan bibit baiknya dikerjakan waktu sore hari, saat matahari tidaklah terlalu terik. Hal semacam ini diperuntukkan supaya tanaman cabe tak stres saat dipindahkan.

Waktu perpindahan, upayakan kerjakan dengan hati-hati. Jangan pernah berlangsung rusaknya terlebih di bagian akar. Buat lubang pada polybag dengan kedalaman 5-7 cm.

Bila anda memakai tempat penyemaian berbentuk polybag atau daun pisang, segera saja copot polybag atau daun pisang itu serta masukan semuanya tanah yang ada ditempat penyemaian kedalam lubang tanam. Namun, bila anda menyemai benih memakai petakan tanah atau tray, pindahkan saja bersama tanah yang melekat pada akar serta masukan ke lubang tanam.

Sesudah bibit sukses dipindahkan, kerjakan perawatan pada tanaman cabe dengan cara teratur. Berikan pupuk penambahan dengan dosis satu sendok makan NPK untuk tiap-tiap polybag setiap bulannya. Bila anda inginkan cabe yang organik, manfaatkanlah pupuk cair, semprotkan waktu saat perkembangan daun serta buah. Berikan juga kompos atau pupuk kandang sejumlah satu kepal waktu tanaman bakal berbuah.

Untuk penyiraman, kerjakanlah minimum 3 hari sekali, jangan pernah kurang. Namun, saat matahari tengah terik-teriknya, siram tanaman sehari-hari.

Supaya tanaman cabe bisa tumbuh dengan baik, butuh dikerjakan pengajiran. Pengajiran ini berperan untuk menyokong tanaman cabe supaya bisa berdiri tegak. Kerjakan pengajiran saat tanaman cabe telah tumbuh sekitaran 20 cm. Berikanlah ajir berbentuk batang bambu serta ikatkan ke pohon cabe.

Saat tanaman telah tumbuh, kurangilah tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun, atau istilahnya dirompes. Perompesan ini baiknya dikerjakan pada hari ke-20 sesudah saat tanam. Perompesan umumnya bakal dikerjakan sejumlah tiga kali hingga terbentuk cabang. Manfaat dari perompesan yaitu supaya tanaman tak tumbuh ke samping, lantaran batang belum sangat kuat untuk menopangnya.

Saat tanaman terserang hama serta penyakit, manfaatkanlah pestisida. namun ingat, cuma pakai pestisida bila tanaman tampak diserang hama atau penyakit saja.

Pakai pestida bila tampak hama putih, bila ada jamur, gunakanlah fungisida, saat daun dikonsumsi ulat, manfaatkanlah insektisida. Namun, bila anda inginkan cabe organik, manfaatkanlah pestisida organik juga.

6. PEMANENAN

Cabe siap panen, berwarna merah dengan sedikit warna hijau

Sesudah lewat saat yang cukup panjang, nanti bakal keluar cabe serta siap untuk dipanen. Saat pemanenan ini tidak sama, bergantung varietas cabe serta lingkungan tempat menanam cabe.

Pemanenan baiknya dikerjakan saat cabe belum seutuhnya berwarna merah, masihlah tampak ada garis hijaunya. Cabe dengan warna seperti itu, telah masuk bobot yang maksimal serta cabe masihlah bisa tahan 2-3 hari sebelumnya pada akhirnya terjual di pasar.

Pemanenam baiknya dikerjakan waktu pagi hari, sesudah embun jadi kering. Jauhilah memanen saat malam atau siang hari.

Nah, itu dia sebagian langkah yang perlu anda kerjakan untuk budidaya cabe, selamat berkebun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s